Edukasi Pencegahan Muntaber melalui Penyuluhan Interaktif pada Anak Usia 6–12 Tahun di TPQ Miftahul Thullab
Main Article Content
Abstract
Muntaber merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami anak dan berkaitan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama praktik mencuci tangan, kebersihan makanan, dan sanitasi lingkungan. Edukasi kesehatan sejak dini diperlukan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai perilaku pencegahan muntaber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman santri mengenai pencegahan muntaber melalui edukasi kesehatan yang interaktif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 November 2025 di TPQ Miftahul Thullab, Desa Purwojati, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan melibatkan 20 santri berusia 6–12 tahun. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS), permainan edukatif, tanya jawab, dan penggunaan poster kesehatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta dan wawancara singkat setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi peserta selama penyuluhan. Sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali materi mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan muntaber serta mempraktikkan enam langkah CTPS dengan urutan yang benar. Pendekatan edukasi yang memadukan media audiovisual, demonstrasi, permainan, dan media cetak dapat mendukung pemahaman anak mengenai pencegahan muntaber dan penerapan PHBS. Kegiatan edukasi kesehatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua, pendidik, dan pengelola TPQ untuk mendukung pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aminullah, A., & Hidayati, G. N. (2024). Penerapan Sanitasi Laboratorium Mikrobiologi Di PT. Akasha Wira International Tbk, Cibinong Factory. Karimah Tauhid, 3(8), 8985–8999. https://doi.org/https://doi.org/10.30997/karimahtauhid.v3i8.14722
Asat, S. M. (2023). Aplikasi Pendeteksi Penyakit Gastroentiritis (Muntaber) Dengan Menggunakan Metode Forward Chaining. Jurnal SANTI - Sistem Informasi Dan Teknik Informasi, 2(3), 131–139. https://doi.org/10.58794/santi.v3i1.223
Astutik, E., & Tama, T. D. (2024). Socioeconomic Inequalities, Water, Sanitation, Hygiene and Diarrheal Disease among Children under Five Years in Indonesia. Jurnal Berkala Epidemiologi, 12(2), 143–151. https://doi.org/10.20473/jbe.v12i22024.143
Falita, C. M., Zakaria, R., & Zahara, M. (2023). Hubungan Sanitasi Dasar Dengan Kejadian Penyakit Diare Pada Balita Di Wilayah Kerja Puskesmas Seunuddon Kabupaten Aceh Utara Tahun 2023. Journal of Healtcare Technology and Medicine, 9(2), 2615–109. https://doi.org/https://doi.org/10.33143/jhtm.v9i2.3422
Kadim, M., Karyana, I. P. G., Darma, A., Yosia, M., Basrowi, R. W., Dilantika, C., Sundjaya, T., & Wasito, E. (2024). Current Landscape and Overview of Gastrointestinal Health in Indonesian Children: A Scoping Review. The Open Public Health Journal, 17(1), 1–13. https://doi.org/10.2174/0118749445339403240916105656
Latifa, A. R., Adinda, F. P., Jumarnis, M., & Rahayu, S. P. (2024). Upaya Peningkatan Pemahaman Anak dengan Penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Literasi Membaca Pada Anak Usia 7-14 tahun. Prosiding Seminar Nasional Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat LPPM Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2(September), 1506–1510. https://proceeding.unisayogya.ac.id/index.php/prosemnaslppm/article/view/877/397
Noprianty, R., Sukmawati, I. K., Shandi, S. I., Lengga, V. M., & Adianti, R. Q. (2023). Upaya Peningkatan Pengetahuan, Sikap dan Perilaku dengan Kejadian Muntaber melalui Perilaku Hidup Bersih dan Sehat. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 34–40. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i1.4115
Paxino, J., Eppich, W., Bolton, J., Woodward-Kron, R., & Denniston, C. (2024). A primer on participatory research for health professional education. Focus on Health Professional Education: A Multi-Professional Journal, 25(3), 121–132. https://doi.org/10.11157/fohpe.v25i3.860
Qomariyah, L., Fauzi, A. K., & Munir, Z. (2025). Pengaruh Edukasi Kesehatan Dengan Media Video Animasi Terhadap Pengetahuan, Keterampilan Dan Perilaku Mencuci Tangan Menggunakan Sabun (Ctms) Pada Anak Kelas 1 Sekolah Dasar Di Min 2 Situbondo Dan Sdn 1 Trigonco. Jurnal Ilmiah Pamenang, 7(1), 10–23. https://doi.org/10.53599/jip.v7i1.312
Rahima, Y. F., & Wahyuni, H. (2025). Upaya Penanganan pada Pasien Perempuan Usia 4 Tahun dengan Enterobiasisis di Puskesmas Nisam Tahun 2025. GALENICAL : Jurnal Kedokteran Dan Kesehatan Mahasiswa Malikussaleh, 4(5), 146–160. https://doi.org/https://doi.org/10.29103/jkkmm.v4i5.23375
Suandy, S., Nasution, S. W., & Lazuardi, M. U. (2026). Hubungan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Diare pada Anak. Edu Research : Jurnal Penelitian Pendidikan, 7(1), 148–158. https://doi.org/https://doi.org/10.47827/jer.v7i1.2106