Implementasi Pembuatan Layout Dapur Sehat Sebagai Upaya Peningkatan Pelayanan Gizi di TEFA Nutrition Care Center Polije
Main Article Content
Abstract
TEFA NCC merupakan rintisan TEFA yang dikembangkan dari Klinik Gizi yang telah terbentuk sebelumnya. Penguatan kapasitas TEFA NCC didesain dengan konsep pelayanan gizi mencakup pelayanan pengkajian dan diagnostik permasalahan gizi serta pelayanan intervensi gizi berupa konsultasi gizi dan penyediaan diet yang sesuai dengan kebutuhan klien. Salah satu kendala dalam mengembangkan TEFA NCC adalah belum optimalnya pengembangan strategi usaha di bidang pelayanan gizi. Tujuan pengabdian kepada masyarakat adalah untuk mengembangkan kegiatan usaha pelayanan TEFA NCC melalui program perancangan dapur sehat bagi pengguna TEFA NCC dengan pembuatan layout dapur sehat. Metode yang digunakan adalah Focus Grup Discussion (FGD), yang dilakukan oleh pengelola TEFA, ahli gizi, dan pelaksana pengabdian kepada masyarakat. Hasil wawancara dan observasi langsung didapatkan tata ruang yang ada di TEFA NCC belum sesuai dengan PGRS, dan belum lengkapnya sarana dan prasarana sesuai dengan pedoman pelayanan gizi rumah sakit. Tata letak ruangan dapur dan alur pendistribusian makanan belum sesuai dengan pedoman sistem penyelenggaraan makanan. Kegiatan yang dilakukan telah mampu memberikan kontribusi positif untuk pengembangan TEFA NCC.
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
Aritonang, I. Penyelenggaraan Makanan. (2014). Yogyakarta: Leutika dengan CEBIoS dan Jurusan Gizi Poltekkes Yogyakarta.
Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI). (2016). Pedoman CPPOB-Umum: Program Manajemen Risiko Industri Pangan Berasam Rendah dalam Kaleng. Jakarta: Direktorat Inspeksi dan Sertifikasi Pangan Deputi Bidang Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya.
Dakwani, T. (2019). Higiene Sanitasi Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) di Gudang 100 Pada Pelabuhan Laut Tanjung Perak Surabaya Tahun 2018. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 11(1): 69-74). DOI: 10.20473/jkl.v11i1.2019.69-74.
Mastuti, DNR., Ristanti, IK., Marfuah, D. (2025). Buku Ajar Sistem Penyelenggaraan Makanan. Jakarta: PT Nuansa Fajar Cemerlang.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2016 tentang Persyaratan Teknis Bangunan dan Prasarana Rumah Sakit. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 78 Tahun 2013 tentang Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2013). Pedoman (PGRS) Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Direktorat Jenderal Bina Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2011). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1096/MENKES/PER/VI/2011 tentang Higiene Sanitasi Jasaboga. Jakarta.
Wenny, E., Rany, N., & Rustantinah, Y. (2022). Analisis Sistem Penyelenggaraan Makanan pada Instalasi Gizi di RS TK IV 01.07.04. Prosiding Forum Ilmiah Tahunan IAKMI (Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia). http://jurnal.iakmi.id/index.php/Fithri, P., Hasan, A. and Asri, F. M. (2019) ‘Analysis of Inventory Control by Using Economic Order Quantity Model – A Case Study in PT Semen Padang’, Jurnal Optimasi Sistem Industri, 18(2), p. 116. doi: 10.25077/josi.v18.n2.p116-124.2019.
Wulansari, A., Setiawan, B., Sinaga, T. (2013). Penyelenggaraan Makanan dan Tingkat Kepuasan Konsumen di Kantin Zea Mays Institut Pertanian Bogor. Jurnal Gizi dan Pangan, 8(2): 151-158.