https://pekat.sinergis.org/pekat/issue/feedPEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2026-07-29T12:35:43+00:00Putri Rahayu Ratriputri_ratri@polije.ac.idOpen Journal Systems<p style="text-align: justify;"><strong>PEKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is an academic journal which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.</p> <p style="text-align: justify;">The Asa Professional Research & Development Center (<strong><a href="http://sinergis.org/" target="_blank" rel="noopener">PUSLITBANG Sinegis Asa Professional</a></strong>) is registered with the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with the <strong>AHU number</strong> (<strong>AHU-0014694.AH.01.04</strong> Year 2019).</p>https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/137Peningkatan Skill Literasi Digital Kepada Content Creator Binaan Tampil Warta2026-03-31T04:54:57+00:00Norma Amalianorma@unsoed.ac.idMuhammad Syaiful Aliimaliim@polije.ac.idResya Nur Intan PutriResya.putri@onsoed.ac.idMuhammad Syah Fibrika Ramadhanmuhammad.syah@unsoed.ac.idAgung Mubyartoagung.mubyantoro@onsoed.ac.idHari Siswantorohari.siswantoro@onsoed.ac.idWiwin Rosmawatirosmawatiwiwin0210@gmail.com<p style="font-weight: 400;">Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital bagi para <em>content creator</em> binaan Tampil Warta melalui pelatihan empat pilar literasi digital. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan interaktif, diskusi, simulasi kasus, serta evaluasi menggunakan instrumen <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Sasaran peserta adalah para <em>content creator </em>yang tergabung dalam program pembinaan Tampil Warta sebanyak 10 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada keempat aspek literasi digital, yaitu <em>digital culture</em>, <em>digital skills</em>, <em>digital ethics</em>, dan <em>digital safety</em>. Berdasarkan analisis data, terjadi penambahan skor rata-rata pada setiap instrumen penilaian sebesar 80% dibandingkan skor awal, yang menunjukkan keberhasilan proses transfer pengetahuan selama pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat kapasitas <em>content creator</em> dalam menghadapi tantangan dunia digital dan mendorong terbentuknya ekosistem digital yang lebih aman, etis, dan produktif.</p>2026-06-27T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Norma Amalia, Muhammad Syaiful Aliim, Resya Nur Intan Putri, Muhammad Syah Fibrika Ramadhan, Agung Mubyarto, Hari Siswantoro, Wiwin Rosmawatihttps://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/207Edukasi dan Cipta Karya Ecoprint sebagai Wujud Nyata Ciptakan Eduwisata dan Cinderamata Khas Desa Sukorejo2026-06-28T15:32:39+00:00Hanifatun Nikmahheryindria.teknik@unej.ac.idHery Indria Dwi Puspitaheryindria.teknik@unej.ac.idAndi Sanataandi.sanata@unej.ac.idAdinda Santi Nur Azizahheryindria.teknik@unej.ac.idHikmah Nur Ramadaniheryindria.teknik@unej.ac.idHana Vernandaheryindria.teknik@unej.ac.idNadilla Desty Ayu Nur Safitriheryindria.teknik@unej.ac.idNurlaela Dwi Arum Fitrianiheryindria.teknik@unej.ac.idBibzi Bahar Rizqiheryindria.teknik@unej.ac.idDiva Aulianaheryindria.teknik@unej.ac.idArtica Yunistiraheryindria.teknik@unej.ac.idGita Arisa Putriheryindria.teknik@unej.ac.idFeny Alfiatur Rohmaniheryindria.teknik@unej.ac.idHansen Christian Sijabatheryindria.teknik@unej.ac.id<p style="font-weight: 400;">Desa Sukorejo, kaya akan sumber daya alam salah satunya berupa bunga dan daun yang dapat dimanfaatkan secara optimal menjadi produk kreatif bernilai jual. Inisiasi mahasiswa KKN 72 yang menggandeng anggota Kelompok PKK, menghadirkan program EcoSuko untuk mengubah potensi alam melalui suatu teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yaitu <em>ecoprint</em>. Program ini mendorong pemberdayaan perempuan serta menciptakan alternatif wisata edukatif. Program <em>Ecoprint Sukorejo </em>dilaksanakan pada Agustus 2025 di Posyandu Cendrawasih, Dusun Rambakan, dengan tiga tahap utama. Pertama, tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan penyusunan modul pelatihan, dengan menekankan identifikasi daun dan bunga lokal sebagai sumber pewarna alami. Kedua, pelaksanaan pelatihan yang membekali peserta dengan teknik ecoprint serta proses fiksasi warna menggunakan tunjung dan tawas. Ketiga, evaluasi menilai kehadiran, antusiasme, dan kualitas produk yang dihasilkan, sekaligus mengumpulkan masukan untuk penyempurnaan program. Program EcoSuko membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik batik, melainkan jembatan antara pelestarian alam, kreativitas lokal, dan kemandirian ekonomi. Keberlanjutan inisiatif ini memerlukan peningkatan kualitas desain, pendampingan lanjutan, dan penguatan saluran pemasaran digital. Dengan langkah-langkah tersebut, ecoprint Sukorejo berpotensi menjadi ikon eduwisata dan produk unggulan desa, memperkuat identitas lokal sekaligus menumbuhkan kesejahteraan komunitas.</p>2026-06-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Hanifatun Nikmah, Hery Indria Dwi Puspita, Adinda Santi Nur Azizah, Hikmah Nur Ramadani, Hana Vernanda, Nadilla Desty Ayu Nur Safitri, Nurlaela Dwi Arum Fitriani, Bibzi Bahar Rizqi, Diva Auliana, Artica Yunistira, Gita Arisa Putri, Feny Alfiatur Rohmani, Hansen Christian Sijabathttps://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/223Edukasi Pencegahan Muntaber melalui Penyuluhan Interaktif pada Anak Usia 6–12 Tahun di TPQ Miftahul Thullab2026-07-18T14:49:56+00:00Arsy Nur Dwiandinig42250810@student.polije.ac.idIzza Afkarinag42250814@student.polije.ac.idMozza Dwi Kiranig42250892@student.polije.ac.idNadine Azka Auliainig42250683@student.polije.ac.idTrionnye Gestiang42250671@student.polije.ac.idLely Dian Utamilely.dian@polije.ac.idUystka Hikmatul Kamiliyah NHuystka.hikmatul@polije.ac.idMilawaty Milawatymilawaty@polije.ac.id<p style="font-weight: 400;">Muntaber merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami anak dan berkaitan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama praktik mencuci tangan, kebersihan makanan, dan sanitasi lingkungan. Edukasi kesehatan sejak dini diperlukan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai perilaku pencegahan muntaber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman santri mengenai pencegahan muntaber melalui edukasi kesehatan yang interaktif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 November 2025 di TPQ Miftahul Thullab, Desa Purwojati, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan melibatkan 20 santri berusia 6–12 tahun. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS), permainan edukatif, tanya jawab, dan penggunaan poster kesehatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta dan wawancara singkat setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi peserta selama penyuluhan. Sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali materi mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan muntaber serta mempraktikkan enam langkah CTPS dengan urutan yang benar. Pendekatan edukasi yang memadukan media audiovisual, demonstrasi, permainan, dan media cetak dapat mendukung pemahaman anak mengenai pencegahan muntaber dan penerapan PHBS. Kegiatan edukasi kesehatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua, pendidik, dan pengelola TPQ untuk mendukung pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.</p>2026-07-22T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Arsy Nur Dwiandini, Izza Afkarina, Mozza Dwi Kirani, Nadine Azka Auliaini, Trionnye Gestian, Lely Dian Utami, Uystka Hikmatul Kamiliyah NH, Milawaty -https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/238Peningkatan Produktivitas UMKM Kalle Dessert Melalui Pendampingan Digital Marketing, Manajemen Keuangan, dan Keamanan Pangan2026-07-29T12:35:43+00:00Veronika Vestineveronikavestine@polije.ac.idGandu Eko Julianto Suyosogandu.eko.js@polije.ac.idErna Selviyantiernaselviyanti@polije.ac.idBakhtiyar Hadi Prakosobakhtiyar.hp@polije.ac.iMuhammad Yunusm.yunus@polije.ac.id<p style="font-weight: 400;">UMKM Kalle Dessert merupakan salah satu usaha mikro di bidang kuliner di Kabupaten Jember yang memproduksi varian kudapan seperti pentol kriwul, lidah kucing, brownies crispy, dan cilok kriwul. Meskipun memiliki penjualan yang stabil, mitra masih menghadapi tantangan utama, yaitu pemasaran digital yang terbatas, manajemen keuangan yang belum terstruktur, serta belum diterapkannya standar higiene dan keamanan pangan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra melalui tiga intervensi utama: (1) pendampingan dan implementasi digital marketing berbasis website dan media sosial, (2) pelatihan manajemen keuangan dasar berbasis aplikasi, dan (3) penyuluhan serta penerapan SOP higiene dan keamanan pangan. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi program. Sasaran pada 1 mitra UMKM yakni owner dan karyawan total 4 orang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan pada pemahaman dan keterampilan mitra. Mitra kini memiliki website profil dan pemesanan mandiri (kalledessert.com), menerapkan sanitasi serta Alat Pelindung Diri (APD) food-grade saat produksi dan penjualan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik terkait pencatatan keuangan usaha.</p>2026-07-30T00:00:00+00:00Copyright (c) 2026 Veronika Vestine, Gandu Eko Julianto Suyoso, Erna Selviyanti, Bakhtiyar Hadi Prakoso, Muhammad Yunus