PEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
https://pekat.sinergis.org/pekat
<p style="text-align: justify;"><strong>PEKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat</strong> is an academic journal which aims at publishing conceptual thought or idea and research findings that have been achieved in the field of community development.</p> <p style="text-align: justify;">The Asa Professional Research & Development Center (<strong><a href="http://sinergis.org/" target="_blank" rel="noopener">PUSLITBANG Sinegis Asa Professional</a></strong>) is registered with the Ministry of Law and Human Rights of the Republic of Indonesia with the <strong>AHU number</strong> (<strong>AHU-0014694.AH.01.04</strong> Year 2019).</p>Puslitbang Sinergis Asa Professionalen-USPEKAT: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat2614-3305Pengembangan English Speaking Confidence melalui English Club bagi Pelajar di SMP Negeri 5 Satu Atap Likupang Barat
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/244
<p>Kepercayaan diri berbicara (<em>speaking confidence</em>) dalam bahasa Inggris merupakan tantangan bagi pelajar EFL di Indonesia, termasuk di SMPN 5 Satu Atap Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara. Observasi awal menunjukkan tingginya kecemasan berbahasa (<em>language anxiety</em>), rendahnya tingkat kepercayaan diri, serta minimnya wadah latihan berbicara terstruktur di luar jam pelajaran formal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mengatasi permasalahan tersebut melalui pembentukan dan pengelolaan <em>English Club</em> berbasis pendekatan <em>low-anxiety environment</em>. Program dilaksanakan melalui empat tahapan: sosialisasi dan perekrutan siswa, pendampingan guru pembina, pelaksanaan aktivitas <em>English Club</em> (Juli–Agustus 2026) dengan aktivitas <em>role-play, conversational speaking, mini-debate</em>, dan <em>opinion sharing</em>, serta evaluasi menggunakan instrumen adaptasi<em> Foreign Language Classroom Anxiety Scale</em> (FLCAS) dan rubrik penilaian speaking performance. Sebanyak 21 siswa kelas VII–IX berpartisipasi aktif. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan skor <em>speaking performance</em> rata-rata dari 30,8 menjadi 66,6 (dalam skala 0-100), dengan peningkatan tertinggi pada aspek <em>confidence</em> dan <em>fluency</em>. Hasil evaluasi juga menunjukkan bahwa aktivitas <em>English Club </em>berkontribusi dalam menurunkan tingkat kecemasan berbahasa siswa. Hasil dari kegiatan pengabdian ini mengindikasikan bahwa aktivitas <em>English Club</em> menunjukkan hasil positif dalam menurunkan kecemasan berbahasa Inggris sekaligus berkontribusi dalam membantu siswa untuk mengembangkan keterampilan berbicara dalam Bahasa Inggris.</p>Jeane TuilanHerminus Efrando PaburIgnatius J. C. TuerahFridolin J. P. KukusDimas PujiantoChristin Natalia Pajow
Copyright (c) 2026 Jeane Tuilan, Herminus Efrando Pabur, Ignatius J. C. Tuerah, Fridolin J. P. Kukus, Dimas Pujianto, Christin Natalia Pajow
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-242026-09-245213114010.37148/pekat.v5i2.244Peningkatan Skill Literasi Digital Kepada Content Creator Binaan Tampil Warta
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/137
<p style="font-weight: 400;">Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital bagi para <em>content creator</em> binaan Tampil Warta melalui pelatihan empat pilar literasi digital. Metode yang diterapkan meliputi pelatihan interaktif, diskusi, simulasi kasus, serta evaluasi menggunakan instrumen <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Sasaran peserta adalah para <em>content creator </em>yang tergabung dalam program pembinaan Tampil Warta sebanyak 10 orang. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta pada keempat aspek literasi digital, yaitu <em>digital culture</em>, <em>digital skills</em>, <em>digital ethics</em>, dan <em>digital safety</em>. Berdasarkan analisis data, terjadi penambahan skor rata-rata pada setiap instrumen penilaian sebesar 80% dibandingkan skor awal, yang menunjukkan keberhasilan proses transfer pengetahuan selama pelatihan. Kegiatan pengabdian ini berhasil memperkuat kapasitas <em>content creator</em> dalam menghadapi tantangan dunia digital dan mendorong terbentuknya ekosistem digital yang lebih aman, etis, dan produktif.</p>Norma AmaliaMuhammad Syaiful AliimResya Nur Intan PutriMuhammad Syah Fibrika RamadhanAgung MubyartoHari SiswantoroWiwin Rosmawati
Copyright (c) 2026 Norma Amalia, Muhammad Syaiful Aliim, Resya Nur Intan Putri, Muhammad Syah Fibrika Ramadhan, Agung Mubyarto, Hari Siswantoro, Wiwin Rosmawati
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-272026-06-2752859610.37148/pekat.v5i2.137Edukasi dan Cipta Karya Ecoprint sebagai Wujud Nyata Ciptakan Eduwisata dan Cinderamata Khas Desa Sukorejo
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/207
<p style="font-weight: 400;">Desa Sukorejo, kaya akan sumber daya alam salah satunya berupa bunga dan daun yang dapat dimanfaatkan secara optimal menjadi produk kreatif bernilai jual. Inisiasi mahasiswa KKN 72 yang menggandeng anggota Kelompok PKK, menghadirkan program EcoSuko untuk mengubah potensi alam melalui suatu teknik pewarnaan kain ramah lingkungan yaitu <em>ecoprint</em>. Program ini mendorong pemberdayaan perempuan serta menciptakan alternatif wisata edukatif. Program <em>Ecoprint Sukorejo </em>dilaksanakan pada Agustus 2025 di Posyandu Cendrawasih, Dusun Rambakan, dengan tiga tahap utama. Pertama, tahap persiapan yang meliputi survei lokasi dan penyusunan modul pelatihan, dengan menekankan identifikasi daun dan bunga lokal sebagai sumber pewarna alami. Kedua, pelaksanaan pelatihan yang membekali peserta dengan teknik ecoprint serta proses fiksasi warna menggunakan tunjung dan tawas. Ketiga, evaluasi menilai kehadiran, antusiasme, dan kualitas produk yang dihasilkan, sekaligus mengumpulkan masukan untuk penyempurnaan program. Program EcoSuko membuktikan bahwa ecoprint bukan sekadar teknik batik, melainkan jembatan antara pelestarian alam, kreativitas lokal, dan kemandirian ekonomi. Keberlanjutan inisiatif ini memerlukan peningkatan kualitas desain, pendampingan lanjutan, dan penguatan saluran pemasaran digital. Dengan langkah-langkah tersebut, ecoprint Sukorejo berpotensi menjadi ikon eduwisata dan produk unggulan desa, memperkuat identitas lokal sekaligus menumbuhkan kesejahteraan komunitas.</p>Hanifatun NikmahHery Indria Dwi PuspitaAndi SanataAdinda Santi Nur AzizahHikmah Nur RamadaniHana VernandaNadilla Desty Ayu Nur SafitriNurlaela Dwi Arum FitrianiBibzi Bahar RizqiDiva AulianaArtica YunistiraGita Arisa PutriFeny Alfiatur RohmaniHansen Christian Sijabat
Copyright (c) 2026 Hanifatun Nikmah, Hery Indria Dwi Puspita, Adinda Santi Nur Azizah, Hikmah Nur Ramadani, Hana Vernanda, Nadilla Desty Ayu Nur Safitri, Nurlaela Dwi Arum Fitriani, Bibzi Bahar Rizqi, Diva Auliana, Artica Yunistira, Gita Arisa Putri, Feny Alfiatur Rohmani, Hansen Christian Sijabat
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-06-302026-06-30529710310.37148/pekat.v5i2.207Edukasi Pencegahan Muntaber melalui Penyuluhan Interaktif pada Anak Usia 6–12 Tahun di TPQ Miftahul Thullab
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/223
<p style="font-weight: 400;">Muntaber merupakan salah satu masalah kesehatan yang rentan dialami anak dan berkaitan dengan penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terutama praktik mencuci tangan, kebersihan makanan, dan sanitasi lingkungan. Edukasi kesehatan sejak dini diperlukan untuk meningkatkan pemahaman anak mengenai perilaku pencegahan muntaber. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman santri mengenai pencegahan muntaber melalui edukasi kesehatan yang interaktif dan partisipatif. Kegiatan dilaksanakan pada 7 November 2025 di TPQ Miftahul Thullab, Desa Purwojati, Kecamatan Wuluhan, Kabupaten Jember, dengan melibatkan 20 santri berusia 6–12 tahun. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, pemutaran video edukasi, demonstrasi enam langkah cuci tangan pakai sabun (CTPS), permainan edukatif, tanya jawab, dan penggunaan poster kesehatan. Evaluasi dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui observasi keterlibatan peserta dan wawancara singkat setelah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan tingginya partisipasi peserta selama penyuluhan. Sebagian besar peserta mampu menjelaskan kembali materi mengenai penyebab, gejala, dan pencegahan muntaber serta mempraktikkan enam langkah CTPS dengan urutan yang benar. Pendekatan edukasi yang memadukan media audiovisual, demonstrasi, permainan, dan media cetak dapat mendukung pemahaman anak mengenai pencegahan muntaber dan penerapan PHBS. Kegiatan edukasi kesehatan serupa perlu dilaksanakan secara berkelanjutan dengan melibatkan orang tua, pendidik, dan pengelola TPQ untuk mendukung pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini.</p>Arsy Nur DwiandiniIzza AfkarinaMozza Dwi KiraniNadine Azka AuliainiTrionnye GestianLely Dian UtamiUystka Hikmatul Kamiliyah NHMilawaty Milawaty
Copyright (c) 2026 Arsy Nur Dwiandini, Izza Afkarina, Mozza Dwi Kirani, Nadine Azka Auliaini, Trionnye Gestian, Lely Dian Utami, Uystka Hikmatul Kamiliyah NH, Milawaty -
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-222026-07-225210411410.37148/pekat.v5i2.223Peningkatan Produktivitas UMKM Kalle Dessert Melalui Pendampingan Digital Marketing, Manajemen Keuangan, dan Keamanan Pangan
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/238
<p style="font-weight: 400;">UMKM Kalle Dessert merupakan salah satu usaha mikro di bidang kuliner di Kabupaten Jember yang memproduksi varian kudapan seperti pentol kriwul, lidah kucing, brownies crispy, dan cilok kriwul. Meskipun memiliki penjualan yang stabil, mitra masih menghadapi tantangan utama, yaitu pemasaran digital yang terbatas, manajemen keuangan yang belum terstruktur, serta belum diterapkannya standar higiene dan keamanan pangan secara optimal. Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing mitra melalui tiga intervensi utama: (1) pendampingan dan implementasi digital marketing berbasis website dan media sosial, (2) pelatihan manajemen keuangan dasar berbasis aplikasi, dan (3) penyuluhan serta penerapan SOP higiene dan keamanan pangan. Metode pelaksanaan meliputi observasi dan identifikasi masalah, perencanaan, pelaksanaan kegiatan, serta evaluasi program. Sasaran pada 1 mitra UMKM yakni owner dan karyawan total 4 orang. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan perubahan pada pemahaman dan keterampilan mitra. Mitra kini memiliki website profil dan pemesanan mandiri (kalledessert.com), menerapkan sanitasi serta Alat Pelindung Diri (APD) food-grade saat produksi dan penjualan, serta memiliki pemahaman yang lebih baik terkait pencatatan keuangan usaha.</p>Veronika VestineGandu Eko Julianto SuyosoErna SelviyantiBakhtiyar Hadi PrakosoMuhammad Yunus
Copyright (c) 2026 Veronika Vestine, Gandu Eko Julianto Suyoso, Erna Selviyanti, Bakhtiyar Hadi Prakoso, Muhammad Yunus
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-07-302026-07-305211512110.37148/pekat.v5i2.238Peningkatan Literasi Musikal Jemaat melalui Pelatihan Suling Bambu Berbasis Sistem Nada di Seram Bagian Timur, Maluku
https://pekat.sinergis.org/pekat/article/view/173
<p>Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi musikal jemaat melalui pelatihan pembuatan dan teknik memainkan suling bambu serta pelatihan dasar permainan keyboard. Kegiatan dilaksanakan di Jemaat GPM Sabuai, Kabupaten Seram Bagian Timur, dengan melibatkan peserta yang berasal dari Jemaat GPM Sabuai dan Jemaat GPM Naiwel. Permasalahan yang dihadapi adalah praktik bermusik yang masih bersifat intuitif dan belum didukung oleh pemahaman sistem nada yang terstruktur. Metode yang digunakan adalah pelatihan berbasis praktik dengan pendekatan <em>experiential</em> <em>learning</em> melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Kegiatan melibatkan 60 peserta pelatihan meniup suling bambu, 8 peserta pembuatan suling bambu, serta 4 peserta pelatihan keyboard. Hasil pengamatan selama kegiatan menunjukkan adanya perkembangan pemahaman peserta terhadap sistem nada dan keterampilan teknis dalam memainkan alat musik, yang terlihat dari kemampuan mengenali nada dasar, menerapkan posisi jari dalam permainan suling, serta menggunakan akor dasar untuk mengiringi lagu jemaat secara lebih terarah. Peserta juga memperoleh pengetahuan mengenai pembuatan suling bambu dengan pendekatan yang lebih sistematis. Kegiatan ini memberikan ruang bagi pengembangan kapasitas musikal secara individual dan kolektif melalui pemanfaatan potensi musik lokal. Dengan demikian, pelatihan berbasis praktik dapat mendukung penguatan literasi musikal dan kapasitas seni berbasis budaya lokal dalam lingkungan jemaat.</p>Nelsano Anesry LatupeirissaFridolin L Muskitta
Copyright (c) 2026 Nelsano Anesry Latupeirissa, Fridolin L Muskitta
https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0
2026-09-142026-09-145212213010.37148/pekat.v5i2.173